Festival Sinema Australia Indonesia Hadir Kembali, Ini Jadwalnya

11 March 2019 by
Festival Sinema Australia Indonesia Hadir Kembali, Ini Jadwalnya

Ladies in Black. (Foto: Youtube)

Uzone.id - Festival Sinema Australia Indonesia hadir kembali dengan menayangkan film-film dari Australia dan Indonesia. Festival ini diadakan di Jakarta, Surabaya, Makassar, dan, untuk pertama kalinya ini Bandung dan Mataram (Lombok).

Menurut siaran pers dari Kedutaan Besar Australia Jakarta, berbagai pilihan film Australia dan Indonesia akan diputar secara gratis di festival tahun ini, termasuk film-film pendek pilihan yang ditampilkan di Flickerfest, festival film pendek Australia yang terkenal di dunia.

Festival ini akan dibuka dengan pemutaran perdana Ladies in Black di Indonesia, sebuah film berlatar tahun 1959 yang menunjukkan awal mula transformasi Australia menjadi negara multikultural seperti sekarang ini dan kebangkitan kemerdekaan perempuan di masyarakat.

Baca juga: Melepas Penat-Mendapat Berkat di Air Panas War Aremi Tambrauw

Film dokumenter tentang salah satu seniman Penduduk Asli Australia yang paling terkenal, GURRUMUL, juga akan ditampilkan pada festival tahun ini.

Sutradara dan penulis film dokumenter tersebut, Paul Damien Williams, akan menghadiri festival dan menyapa penggemar film di Jakarta dan Mataram dengan dukungan dari mitra berkelanjutan festival ini, Qantas.

Judul-judul film Australia lainnya yang akan diputar termasuk drama keluarga Storm Boy, film thriller fiksi ilmiah alien Occupation, dan film fitur dokumenter tentang paduan suara perempuan Penduduk Asli Australia The Song Keepers.

Baca juga: 4 Potret Spot Instagrammable di Farm House Lembang Bandung

Kembali tayang karena permintaan khalayak ramai, susunan film pada festival kali ini juga mencakup karya alumni Australia asal Indonesia, termasuk karya film klasik modern Ada Apa Dengan Cinta? dan Ada Apa Dengan Cinta 2 dari produser Mira Lesmana, yang juga merupakan Sahabat FSAI tahun ini.

Penonton juga berkesempatan untuk menonton film pemenang penghargaan karya Kamila Andini, The Seen and Unseen.

“Warga Australia dan Indonesia berbagi kecintaan terhadap karya visual, terutama film,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, H.E. Mr Gary Quinlan dalam pernyataan resminya.

Baca juga: Melihat Tank Perang Dunia II di Pantai Tambarauw, Papua Barat

“Film adalah salah satu media terbaik untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih besar tentang negara dan budaya lain. Festival Sinema Australia Indonesia 2019 menawarkan jendela unik ke Australia kontemporer."

FSAI 2019 didukung oleh Australia now ASEAN, sebuah inisiatif Pemerintah Australia untuk merayakan inovasi, kreativitas, dan gaya hidup Australia di Asia Tenggara sepanjang 2019.

Berikut ini jadwal Festival Sinema Australia Indonesia:

Jakarta 14-17 March 2019 CGV Grand Indonesia

Mataram 15-17 March 2019 CGV Transmart Mataram

Makassar 22-24 March 2019 CGV Daya Grand Square

Bandung 23-24 March 2019 CGV 23 Paskal Shopping Center

Surabaya 29-31 March 2019 CGV Marvell City

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

338 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Magnum Blueberry 17 March 2019 | 09:38:54

apakah bagus film di australia, tetap enak di indoneaia lah film nya

aan 03 16 March 2019 | 08:13:50

semoga karya indonesia bisa dikenal di seluruh dunia

bagus parmanto 16 March 2019 | 07:56:07

semoga aja karyanya semakin bagus bagus lah

sahru musik 15 March 2019 | 22:19:54

semoga karya Indonesia bisa di kenal seluruh dunia

khalisa isandadefi 15 March 2019 | 16:08:27

cantik dehh orang yang nggol disitu

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top