Resensi Film 'Instant Family': Adopsi Anak Gak Seindah Harapan

27 January 2019 by
Resensi Film 'Instant Family': Adopsi Anak Gak Seindah Harapan

Poster film 'Instant Family' (Paramount Pictures)

 

Uzone.id - Kalau kamu gak bisa move on usai nonton film ‘Daddy’s Home’ (2015) dan ‘Daddy’s Home 2’ (2017), kamu harus nonton ‘Instant Family’ nih gaes.

Sutradara Sean Anders kembali reuni dengan Mark Wahlberg dalam film bertema keluarga dan dijamin bakal mengocok perut kamu. Tentu saja, sarat akan konflik disajikan oleh Sean seperti dalam cerita 'Daddy’s Home'.

Di film ini, Mark dipasangkan dengan Rose Byrne (Ellie). Mark yang berperan sebagai Pete, ceritanya sudah lama berumah tangga dengan Ellie dan tak kunjung dikaruniai anak.

Apalagi, usia Pete sudah 37 tahun sehingga ada rasa khawatir jika tak juga punya anak akan menghadapi masalah ke depannya. Rasa khawatir juga menyelimuti Ellie.

 

Baca juga: 'Cinta Anak Negeri', Film Mengangkat Isu SARA

 

Sudah bisa ditebak dong, berikutnya Mark dan Ellie melakukan cara cepat untuk punya anak, seperti judul filmnya, ‘keluarga instan’.

Konflik mulai terasa ketika Pete dan Ellie memililih anak remaja untuk diadopsi, Lizzy (Isabela Moner) dan kedua adiknya, Juan (Gustavo Quiroz), dan Lita (Julianna Gamiz).

Pete dan Ellie tadinya hidup tenang dan damai tiba-tiba berbalik 180 derajat setelah punya 3 anak angkat.

Lizzy punya sifat keras kepala dan susah diatur. Juan punya sifat yang sensitif. Lita doyan berteriak. Gimana gak kayak hidup di neraka tuh, Pete dan Ellie.

Rumah juga jadi kotor karena banyak coretan dan mainan yang berserakan.

Itu belum seberapa. Pete dan Ellie juga akhirnya harus menghadapi orangtua kandung ketiga anak itu saat ingin mengambil kembali.

 

Pengalaman sang sutradara

Kisah 'Instant Family' rupanya terinspirasi dari pengalaman sutradara Sean Anders yang pernah mengadopsi anak dari Seneca Family of Agencies' Kinship Center.

Makanya, cerita di film berdurasi 119 menit ini terlihat realistis. Ada adegan antara orangtua dan anak yang bisa menggugah hati kita.

Tentu saja, ada pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari 'Instant Family'. Kalau kamu memang belum siap untuk berkeluarga atau punya anak, bukan kebahagiaan yang didapat, melainkan tekanan hidup.

 

Baca juga: Si Kembar Valerie dan Veronica yang Bikin Bingung Orang

 

Lagipula, impian kan tak selalu sejalur dengan kenyataan. Pokoknya, kamu harus sedia payung sebelum hujan, dalam artian sudah menyiapkan segala resiko kalau ingin berkeluarga atau punya anak.

'Instant Family' juga memberikan pengalaman bahwa jadi orangtua punya anak sudah besar, dengan secara instan pula, bakal menghadapi banyak masalah. Orangtua butuh waktu tak sebentar untuk menyatukan emosi dengan anak.

Untuk cerita dan sinematografi yang bagus, kami beri 4 bintang untuk film produksi Paramount Pictures ini.

'Instant Family' sudah tayang di bioskop Indonesia mulai 25 Januari 2019.

Apa Reaksi Anda ?

Love
83%

Suka

Laugh
8%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
8%

Sedih

Angry
0%

Marah

3462 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Nur Hasanah 01 March 2019 | 07:11:17

orang asing jadi keluarga pasri butuh penyesuaian

Geng Mey 24 February 2019 | 18:01:48

ya makanya jangan andelin ginian dah ya

Jonathan Bauman 20 February 2019 | 19:38:54

menurutku ini film keluarga yangsangat cocok soalnya konyol nya dapet

Al Kindy Fathur R 19 February 2019 | 18:17:32

yup bener bangt tapu happy ending kok filmnya

Aliza Arfa 16 February 2019 | 10:32:03

memang gak semudah itu kayaknya mantao

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top